0
Hormonik NASA – Hormon Organikby Mitra Agroon.Hormonik NASA – Hormon OrganikHORMONIK merupakan produk agrokompleks multiguna dari PT NASA. Seperti halnya POC NASA, Hormon Organik ini dapat diaplikasikan untuk sektor pertanian, perkebunan, peternakan bahkan perikanan. Namun HORMONIK lebih mengutamakan pada kandungan hormon atau Zat Pengatur Tumbuhnya. HORMONIK mengandung Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Organik terutama Auksin, Giberelin dan Sitokinin yang di formulasikan dari bahan alami yang dibutuhkan […]

HORMONIK merupakan produk agrokompleks multiguna dari PT NASA. Seperti halnya POC NASA, Hormon Organik ini dapat diaplikasikan untuk sektor pertanian, perkebunan, peternakan bahkan perikanan. Namun HORMONIK lebih mengutamakan pada kandungan hormon atau Zat Pengatur Tumbuhnya. HORMONIK mengandung Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Organik terutama Auksin, Giberelin dan Sitokinin yang di formulasikan dari bahan alami yang dibutuhkan oleh semua jenis tanaman.

Brosur Hormonik NASA Hormon Organik

Kandungan Hormon Organik Hormonik

  1. AUKSIN
    Hormon ini dalam tumbuhan sebagai indol 3-asetat (IAA) yang dihasilkan oleh jaringan muda yang sedang tumbuh. Fungsi hormon ini untuk perbesaran dan diferensiasi sel, peningkatan respirasi tanaman, merangsang sintesis RNA, protein dan enzim. Auksin sangat berperan pada pembentukan jaringan pada fase pertumbuhan vegetatif.
  2. GIBERELIN
    Hormon ini mendorong pertumbuhan/pemanjangan tubuh tanaman (akar dan batang), merangsang pembungaan, menormalkan pertumbuhan tanaman yang kerdil. Hormon ini bekerja secara saling membantu dengan hormon lain (sinergis) seperti hormon auksin. Dapat juga memacu pertumbuhan tanaman yang terhambat karena penyakit.
  3. SITOKININ
    Fungsi hormon ini untuk pembesaran dan diferensiasi sel, menghalangi ketuaan, mengarahkan aliran asam amino dan zat makanan ke seluruh tubuh ke bagian tanaman dengan konsentrasi sitokinin tinggi.

Fungsi dan Kegunaan Hormonik NASA

  • Mempercepat proses pertumbuhan tanaman.
  • Memacu dan meningkatkan pembungaan serta pembuahan.
  • Mengurangi kerontokan bunga dan buah.
  • Membantu pertumbuhan tunas.
  • Membantu pertumbuhan akar
  • Memacu pembesaran umbi.
  • Meningkatkan keawetan hasil panen.
  • Memacu dan meningkatkan bobot unggas/ternak.

Cara Aplikasi / Pemakaian Hormonik

  • Kocok dahulu sebelum digunakan
  • Dosis : 1 – 2 cc HORMONIK per 1 liter air.
  • Penggunaan lebih optimal jika dicampur dengan POC Nasa (dosis 1 tutup Hormonik + 3 tutup POC Nasa ) per tangki.
  • Penggunaan dengan cara disemprotkan terutama pada daun tanaman hingga merata.
  • Tanaman semusim : mulai pertengahan usia tanaman hingga menjelang reproduksi, yaitu sebelum berbunga/ berumbi (3-6 kali semprot).
  • Penggunaan semenjak awal tanam lebih baik.
  • Tanaman tahunan : 2-4 bulan sebelum berbunga/berbuah ( 3-6 kali semprot).
  • Unggas : 1 – 2 tutup Hormonik + 1 botol (500 cc) POC Nasa / Viterna Plus, kemudian 1-2 cc dari campuran tersebut dilarutkan dalam 1 liter air minum diberikan ke unggas (ayam) setiap hari satu kali.
HORMONIK tidak disarankan untuk digunakan pada komoditi ternak petelur

Hormonik NASA tersedia di Agen Pupuk dalam kemasan kecil @ 100ml dan kemasan besar @ 500 ml.

Related Posts

Tinggalkan Balasan